invisible hit counter

Follow US

Waspadai Ciri-Ciri Darah Rendah ataupun Darah Tinggi Sejak Dini

Waspadai Ciri-Ciri Darah Rendah ataupun Darah Tinggi Sejak DiniMewaspadai ciri-ciri darah rendah dan darah tinggi sejak dini merupakan langkah pencegahan paling tepat yang bisa Anda lakukan. Pasalnya jika sudah terlanjur parah, maka kedua penyakit tersebut akan lebih sulit disembuhkan. Maka dari itu Anda perlu mendeteksi penyakit tekanan darah rendah dan tinggi sejak awal, supaya langkah pencegahannya pun bisa Anda lakukan dengan segera. Apalagi secara umum penyebab darah rendah dan darah tinggi berawal dari hal-hal yang sederhana.

Pengetahuan mengenai penyakit tekanan darah baik darah rendah atau darah tinggi sebenarnya perlu dipelajari oleh setiap orang. Mengingat penyakit tekanan darah ini bisa berdampak cukup buruk apabila tidak diatasi dengan baik. Baik penyakit hipotensi atau hipertensi ini, akibat terburuknya bisa sampai menyebabkan kematian. Itu dia alasan mengapa Anda harus mengetahui ciri-ciri darah tinggi dan darah rendah sejak dini. Pasalnya gejala atau ciri-ciri penyakit tersebut bisa berlangsung dalam waktu yang lama.

Macam-Macam Penyebab dan Ciri-Ciri Darah Rendah

Darah rendah atau hipotensi umumnya bisa membuat orang merasa pusing atau pengelihatan menjadi kabur. Tapi itu hanya gejala-gejala awalnya saja. Itu pun kebanyakan orang masih banyak yang mermekehkan gejala tersebut. Oleh karena itu sekecil apapun gejala yang Anda rasakan, sebaiknya Anda menanggapinya dengan serius. Barangkali gejala tersebut benar-benar mengindikasikan adanya suatu penyakit di tubuh Anda. Benar, bukan?

Pada penyakit darah rendah, ada beberapa ciri-ciri darah rendah yang sangat umum dirasakan oleh para penderitanya. Selain pusing dan pengelihatan yang kabur, penderita hipotensi biasanya juga akan merasa mudah lelah, mual, bahkan sering kebingungan. Bahkan ada juga yang bisa sampai pingsan. Kalau sudah demikian, gejala tersebut biasanya mengindikasikan darah rendah yang cukup parah.

Anda harus mulai waspada ketika sering merasa pusing apalagi ditambah mata berkunang-kunang. Umumnya ciri-ciri darah rendah yang satu ini diakibatkan oleh kurangnya darah yang mengalir ke otak. Hal tersebut juga bisa menyebabkan menurunnya konsentrasi. Baik saat belajar, bekerja atau saat melakukan aktivitas-aktivitas lain. Jika Anda sering mengalami dua gejala tersebut ada kemungkinan kondisi tekanan darah di dalam tubuh Anda sedang tidak beres. Coba segera lakukan pemeriksaaan tekanan darah ke dokter.

Ciri-ciri darah rendah yang lainnya adalah kulit yang pucat dan tubuh yang kedinginan. Gejala ini bisa muncul secara tiba-tiba. Dan terkadang orang akan mengabaikan gejala ini karena dianggap biasa. Padahal gejala yang satu ini disebabkan oleh darah yang tidak cukup untuk mengisi jaringan-jaringan tepi seperti kulit. Bukan hanya itu, tapi penderita hipotensi atau darah rendah biasanya juga akan merasakan sesak napas atau napas yang dangkal. Gejala ini bisa terjadi karena oksigen tidak bisa tersuplai dengan baik ke seluruh jaringan tubuh akibat tekanan darah yang rendah. Maka dari itu paru-paru terpaksa bekerja lebih keras untuk memasok oksigen sebanayak-banyaknya ke dalam tubuh. Itu dia yang kemudian menyebabkan napas menjadi lebih cepat.

Bahkan kalau kondisi penyakit hipotensi yang Anda alami sudah semakin parah, seperti yang tadi kami sampaikan, Anda bisa sampai jatuh pingsan. Ciri-ciri darah rendah yang satu ini biasanya terjadi saat penderita sedang dalam posisi berdiri yang cukup lama. Seorang penderita darah rendah juga bisa sampai mengalami depresi kalau tidak segera ditangani. Lalu sebenarnya hal-hal apa saja yang bisa menyebabkan darah rendah?

Ada beberapa faktor penyebab darah rendah yang harus Anda waspadai. Hipotensi bisa terjadi karena kehilangan banyak darah. Misalnya akibat operasi atau pembedahan, luka parah, muntah darah, dan sebagainya. Suhu tubuh yang terlalu rendah atau terlalu tinggi juga bisa mengakibatkan darah rendah. Bahkan gejala-gejala penyakit lain pun bisa menjadi penyebab munculnya ciri-ciri darah rendah. Contohnya demam, diare atau muntah yang kemudian menyebabkan dehidrasi. Di mana dehidrasi juga bisa menyebabkan darah rendah.

Macam-Macam Penyebab dan Ciri-Ciri Darah Tinggi

Selain beberapa ciri-ciri darah rendah seperti yang tadi sudah kami sampaikan, Anda juga harus mewaspadai ciri-ciri darah tinggi atau hipertensi. Ini adalah penyakit yang sangat umum dialami oleh kebanyakan orang. Bahkan hampir setiap orang punya potensi terkena darah tinggi. Dan jika penyakit ini tidak terdeteksi sejak awal, maka akibatnya akan sangat berbahaya karena bisa memicu timbulnya komplikasi penyakit lain.

Setiap orang memang punya gejala-gejala yang berbeda, tapi ada beberapa ciri utama yang bisa Anda waspadai sejak awal. Sama halnya seperti gejala darah rendah, penderita darah tinggi biasanya juga sering mengalami sakit kepala di awal-awal. Rasa pusing ini bisa timbul secara tiba-tiba tanpa ada penyebab yang pasti. Segera periksakan tekanan darah Anda ke dokter jika merasakan gejala seperti itu. Ada indikasi Anda mengalami darah tinggi atau mungkin juga darah rendah. Ciri-ciri darah tinggi lain yang lebih mudah dikenali adalah adanya titik darah pada mata. Coba lihat di bagian bola mata, jika ada titik-titik seperti darah, Anda tidak boleh menyepelekan hal tersebut.

Seorang penderita hipertensi juga sampai bisa mengalami mati rasa. Tapi kondisi ini hanya dialami oleh orang-orang yang penyakitnya sudah parah. Awalnya tekanan darah tinggi memang hanya menimbulkan kesemutan, tapi jika sudah parah, biasanya bagian-bagian tubuh tertentu bisa mati rasa. Hal itu disebabkan oleh kerusakan saraf di dalam tubuh akibat tekanan darah yang sudah tidak terkontrol lagi. Anda juga tidak boleh meremehkan ciri-ciri darah rendah yang sepele seperti mual dan muntah. Meskipun awalnya hanya seperti masuk angin saja, tapi terkadang gejala ini disertai dengan pandangan yang kabur dan sesak napas.

Sama seperti ciri-ciri darah rendah, penderita darah tinggi atau hipertensi umumnya juga sering mengalami sakit kepala. Tapi bedanya, penderita hipertensi berpotensi mengalami sakit kepala yang sangat hebat. Apalagi gejala ini bisa berlangsung dalam waktu yang lama. Jika tidak segera dilakukan penanganan khusus, bisa-bisa penyakit darah tingginya semakin parah. Lalu apa saja penyebab darah tinggi yang harus diwaspadai?

Secara umum, penyakit darah tinggi ini bisa disebabkan oleh faktor keturunan, usia dan gender. Bukan hanya itu, tapi kebiasaan hidup yang kurang baik juga bisa memicu hipertensi. Contohnya sedentary lifestyle atau kurang gerak. Misalnya Anda adalah seorang pekerja kantor yang menghabiskan waktu sehari-hari dengan duduk dan kurang berolahraga. Kebiasaan ini sangat berisiko terhadap penyempitan pembuluh darah yang bisa memicu darah tinggi. Selain itu Anda perlu mewaspadai penyebab lain seperti pola makan yang salah, berat badan berlebih, stres, merokok, minum alkohol, atau kondisi penyakit lainnya.

Kurang lebih seperti itulah penjelasan kami mengenai apa saja penyebab dan ciri-ciri darah rendah serta darah tinggi. Semoga bisa memberikan wawasan baru bagi Anda dan semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *