invisible hit counter

Follow US

Rekomendasi Makanan untuk Ibu Hamil Trimester Pertama

Rekomendasi Makanan untuk Ibu Hamil Trimester PertamaMemilih jenis makanan untuk ibu hamil trimester pertama (3 bulan pertama) yang sesuai sangatlah penting karena masa awal kehamilan adalah saat-saat yang sangat menentukan perkembangan janin. Pada awal masa kehamilan biasanya adalah saat dimana ibu sangat bahagia akan datangnya kehamilannya. Maka sang ibu akan mencari banyak informasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan kehamilan, termasuk mengenai makanan. Terkadang terdapat persepsi bahwa wanita yang sedang hamil harus mengkonsumsi makanan dua kali lipat dari biasanya karena sedang mengandung janin. Tentu saja hal ini merupakan persepsi yang salah, yang betul adalah nilai gizinya yang harus ditingkatkan, bukan porsinya. Sebab porsi makan yang banyak belum tentu nilai gizinya juga banyak.

Pada trimester pertama, ibu hamil harus benar-benar menjaga kehamilannya. Sebab pada awal kehamilannya, tentunya janin belum terlalu kuat menempel pada rahim ibu, sehingga masih rawan akan terjadinya keguguran. Oleh karena itu, harus diperhatikan asupan nutrisi dan menjaga aktifitas ibu ibu agar tidak terlalu capek dan menghindari gerakan-gerakan ekstrim agar tidak membahyakan janin di dalam kandungan. Pada trimester pertama, ibu hamil biasanya mengalami berbagai gangguan yang berkaitan dengan perubahan hormonal. Masalah tersebut antara lain terjadinya mual muntah atau yang sering disebut dengan morning sickness. Mual muntah ini dapat berisiko menurunkan nafsu makan ibu hamil sehingga dapat mengurangi asupan nutrisinya. Sehingga kondisi ini harus dikendalikan, terutama dalam memilih jenis makanan yang tepat untuk ibu hamil.

Jenis Makanan Untuk Ibu Hamil Trimester Pertama

Hal yang harus diperhatikan dalam memilih makanan untuk ibu hamil yaitu makanan tersebut haruslah berkualitas dalam arti harus mempunyai kandungan nutrisi yang diperlukan untuk kesehatan ibu dan pertumbuhan serta perkembangan janinnya. Selain itu makanan tersebut harus diatur sedemikian rupa agar memenuhi selera makan ibu hamil yang mengalami sensitifitas terhadap kehamilan akibat perubahan hormonal. Jenis makanan untuk ibu hamil trimester pertama yang sebaiknya dikonsumsi adalah sebagai berikut:

  1. Buah-buahan

Buah-buahan merupakan jenis makanan untuk ibu hamil trimester pertama yang kaya akan vitamin dan mineral. Vitamin dan mineral merupakan zat yang penting pada awal masa kehamilan karena merupakan zat yang berperan bagi pertumbuhan dan perkembangan sel-sel janin, baik sel pada berbagai organ tubuh maupun perkembangan otaknya. Buah-buahan juga berperan penting untuk menjaga daya tahan tubuh ibu hamil agar terhindar dari berbagai macam penyakit. Dengan konsumsi buah, juga dapat mengurangi gejala morning sickness pada hamil muda. Buah juga kaya akan serat yang dapat melancarkan pencernaan sehingga ibu hamil terhindar dari sembelit/konstipasi.

Buah yang sangat baik dikonsumsi untuk ibu hamil pada ibu hamil trimester pertama antara lain jeruk, apel, stroberi, alpukat, jambu, mangga, kurma, buah naga, melon, tomat, dan sebagainya. Cara penyajian buah dapat dikonsumsi secara langsung atau dapat juga dibuat jus. Hal yang harus diperhatikan dalam konsumsi buah yaitu bersihkan dahulu sebelum dimakan untuk menghindari kemungkinan kontaminasi kuman, yaitu dengan dikupas dan dicuci dengan air bersih.

  1. Sayuran

Sayuran juga merupakan makanan untuk ibu hamil trimester pertama yang merupakan sumber mineral utama yang dibutuhkan oleh ibu dan janin serta mengandung beberapa unsur vitamin. Di dalam sayuran juga terdapat zat besi (terutama pada sayuran yang berwarna hijau) yang sangat penting bagi pembentukan sel darah merah sehingga ibu hamil terhindar dari kurang darah (anemia). Seperti pada buah, konsumsi sayuran juga dapat mengurangi mual/muntah dan mempunyai kandungan serat tinggi sehingga dapat memperlancar pencernaan. Sayuran yang dianjurkan untuk ibu hamil trimester pertama antara lain yaitu bayam, brokoli, wortel, kangkung, daun singkong, sawi, seledri, daun katuk, kacang panjang, kentang, lobak, dan labu siam.

  1. Sereal

Makanan untuk ibu hamil hamil trimester pertama yang berikutnya yaitu sereal. Pada waktu pagi hari, ibu hamil yang sedang hamil muda sering mengalami gangguan mual sehingga susah sekali menerima asupan makanan. Oleh karena itu sereal sangat cocok digunakan sebagai sarapan untuk ibu hamil karena dapat menekan rasa mual dan membangkitkan selera makan. Sereal juga mengandung nutrisi yang baik bagi kesehatan ibu dan perkembangan janin. Nutrisi yang terkandung dalam sereal antara lain karbohidrat, vitamin B. kalsium, dan berbagai jenis mineral penting. Sereal yang terbuat dari gandum utuh juga memiliki kandungan energi yang cukup besar untuk menambah kekuatan ibu hamil dan juga kandungan seratnya berperan untuk melancarkan pencernaan.

  1. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan merupakan sumber protein nabati dan mineral sehingga cocok digunakan sebagai makanan untuk ibu hamil trimester pertama. Berbagai jenis kacang-kacangan juga mengandung lemak tak jenuh sehingga bermanfaat untuk energi dan membantu dalam proses metabolisme. Protein dalam kacang-kacangan sangat berguna sebagai zat pembangun tubuh yaitu berperan dalam memperbaiki sel-sel yang rusak dan mengganti dengan sel yang baru serta mempunyai peran yang besar dalam pertumbuhan sel-sel janin.

Banyak kandungan mineral yang terkandung di dalam kacang-kacangan, diantaranya yaitu asam folat yang berguna bagi perkembangan sistem syaraf pada otak janin. Selain itu kandungan kalsiumnya juga sangat penting bagi pertumbuhan tulang janin serta memperkuat tulang sang ibu. Jenis kacang-kacangan yang dianjurkan dikonsumsi oleh ibu hamil trimester pertama antara lain yaitu kacang hijau, kacang merah, kacang kedelai, kacang mete, kacang tanah tanah, kacang almond, dan kacang kenari. Berbagai jenis kacang-kacangan tersebut dapat disajikan dalam bentuk camilan, sayuran, minuman, maupun bentuk olahan lainnya.

  1. Seafood

Jenis seafood atau ikan dan kawan-kawannya merupakan makanan untuk ibu hamil trimester pertama karena kaya akan protein dan asam lemak omega 3. Sehingga seafood sangat berperan dalam menunjang pertumbuhan janin dan sangat penting untuk membentuk kecerdasan otak calon bayi. Tetapi hal yang harus diingat adalah pilihlah seafood yang masih segar dan terbebas dari kandungan merkuri atau yang kandungan merkurinya sangat rendah. Selain itu seafood harus dimasak secara sempurna agar terbebas dari kuman dan mengurangi kandungan lemak jenuhnya. Berbagai jenis seafood yang direkomendasikan untuk dikonsumsi antara lain ikan salmon, ikan kakap, ikan tuna, ikan teri, ikan sarden, lobster, cumi-cumi, udang, dan tiram.

  1. Susu

Susu merupakan minuman yang mengandung nutrisi paling lengkap sehingga dianjurkan sebagai makanan sehat untuk ibu hamil muda. Kandungan nutrisi yang terdapat dalam susu antara lain karbohidrat, protein, lemak, aneka vitamin, dan berbagai mineral penting. Pada beberapa ibu hamil ada yang kurang berselera mengkonsumsi susu akibat gangguan mual muntah yang dialaminya. Oleh karena itu pilihlah susu yang direkomendasikan khusus untuk ibu hamil dan yang sesuai dengan selera ibu hamil.

  1. Air dan tambahan vitamin

Ibu hamil muda sebaiknya mengkonsumsi banyak air putih agar memperlancar proses metabolisme tubuh, memperlancar pencernaan, dan meningkatkan daya tahan tubuh. Pada waktu hamil sebaiknya hindari minuman bersoda, minuman es, minuman yang mengandung kafein, apalagi minuman yang mengandung alkohol. Tambahan suplemen vitamin mungkin diperlukan bagi ibu hamil terutama yang susah untuk mengkonsumsi vitamin yang bersumber dari makanan. Sehingga konsultasikan kepada bidan atau dokter tentang suplemen vitamin yang cocok. Jenis vitamin B6 biasanya direkomendasikan bagi ibu hamil yang sering mengalami mual/muntah.

Selain mengkonsumsi makanan untuk ibu hamil trimester pertama yang telah dijelaskan di atas, ibu hamil juga sebaiknya melakukan olahraga ringan untuk memperlancar peredaran darah. Olahraga yang dapat dilakukan yaitu senam hamil atau berjalan kaki. Selama kehamilan sebaiknya ibu banyak beristirahat dan jauhi stres. Jangan lupa untuk selalu memeriksakan kehamilan secara berkala dan dapatkan informasi seputar kehamilan baik dari tenaga kesehatan maupun dari berbagai media terpercaya. Segera periksakan pada bidan atau dokter Anda jika mengalami gangguan abnormal pada kehamilan Anda agar dapat ditangani sejak dini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *