invisible hit counter

Follow US

Perut Kiri Bawah Sakit? Inilah Berbagai Macam Penyebabnya

Perut Kiri Bawah Sakit? Inilah Berbagai Macam PenyebabnyaBanyak dari kita pasti pernah mengalami perut kiri bawah sakit tanpa tahu penyebabnya dan tanpa tahu apakah nyeri tersebut berbahaya atau tidak. Nyeri yang terjadi di perut kiri bawah ini memang lebih banyak menunjukan masalah dengan pencernaan kita. Perut kiri bawah sakit tentu saja dapat disebabkan oleh begitu banyak hal. Lokasi yang spesifik di perut kiri bawah ini menunjukkan organ penyebab nyeri yang juga spesifik. Hal ini tidak hanya disebabkan oleh gangguan sistem pencernaan, tapi bisa juga disebabkan oleh batu ginjal, gangguan saluran kencing dan juga organ reproduksi pada wanita. Pada artikel ini akan dibahas beberapa penyebab nyeri perut kiri bawah.

Daftar Berbagai Penyebab Perut Kiri Bawah Sakit

Lokasi nyeri yang spesifik merupakan tanda yang dapat mengarahkan kita bahwa terjadi gangguan pada organ tubuh yang secara anatomis berada pada posisi perut kiri bawah. Perlu bagi kita untuk mngetahui organ apa sajakah yang berada pada posisi tersebut di dalam rongga perut kita. Secara normal organ yang berada di perut kiri bawah adalah bagian dari usus besar (kolon descenden dan kolon sigmoid), ginjal kiri, saluran dan kandung kemih, indung telur sebelah kiri bagi wanita dan saluran sperma sebelah kiri bagi pria.

  • Divertikulitis

Divertikulitis menjadi penyebab tersering bagi pasien yang mengalami nyeri perut kiri bawah terutama bagi pasien dewasa. Divertikulits sendiri merupakan peradangan pada divertikel (sebuah kantong yang berasal dari penonjolan lapisan terdalam usus besar). Nyeri yang disebabkan oleh divertikulitis kolon dirasakan sebagai nyeri yang tajam di perut kiri bawah.

Selain perut kiri bawah sakit, pasien juga dapat mengeluhkan keluhan berupa demam, bengkak di daerah perut kiri bawah, disertai diare dan buang air besar berdarah yang hilang timbul. Nyeri perut kiri bawah yang dirasakan oleh pasien akan timbul mendadak dan bisa berlangsung terus menerus dan membuat kondisi pasien semakin buruk.

  • Konstipasi

Konstipasi dikenal sebagai suatu kondisi dimana seseorang mengalami kesulitan untuk  Buang Air Besar (BAB). Ternyata selain sulit buang air besar, orang yang mengalami konstipasi juga bisa merasakan perut kiri bawah sakit yang pada sebagian orang terasa tajam dan terjadi terus menerus. Konstipasi dapat disebabkan oleh konsumsi makanan-makanan rendah serat yang terlalu banyak seperti kue dan daging-dagingan, konsumsi air yang kurang, dan juga konsumsi makanan kering.

  • Penyumbatan/Obstruksi usus

Penyumbatan usus bisa saja terjadi baik di usus halus maupun usus besar dan merupakan kondisi gawat darurat dalam dunia medis. Oleh karena itu pasien bisa saja mengeluhkan sakit perut kanan bawah maupun sakit di seluruh bagian perut. Ketika mengalami obstruksi usus, selain nyeri perut pasien akan mengeluhkan kembung, mual, muntah dan juga kondisi dimana ukuran perut makin lama makin besar. Selain itu pada pasien juga dapat ditemukan suara keras dari pergerakan usus yang dikenal dengan nama borborygmi. Jika sumbatan yang terjadi sudah total, maka pasien juga tidak dapat mengeluarkan gas sama sekali.

  • Gangguan saluran kemih

Gangguan saluran kemih yang dapat menyebabkan perut kiri bawah sakit adalah infeksi mulai dari ginjal, saluran kemih dan kandung kemih. Keadaan ini dihubungkan dengan nyeri saat Buang Air Kecil (BAK) atau nyeri yang terjadi setelah pasien buang air kecil. Infeksi terbanyak disebabkan oleh bakteri dan terjadi pada kandung kemih yang dikenal dengan istilah cystitis dimana timbul nyeri di perut kiri bawah, disertai sensasi seperti terbakar saat buang air kecil dan frekuensi buang air kecil yang makin sering tetapi sedikit volumenya.

  • Kondisi lain yang berhubungan dengan sistem pencernaan

Terdapat dua penyakit radang pada usus yakni Crohn’s disease dan Ulcerative colitis yang dapat meyebabkan perut kiri bawah sakit pada pasien. Untuk Crohn’s disease nyeri perut biasanya merupakan gejala awal yang bisa dijadikan penuntun diagnosis. Kondisi radang usus ini selain menimbulkan nyeri akut pada perut, juga akan menimbulkan diare, muntah dan perdarahan saluran cerna sebagai komplikasi. Iritasi pada saluran cerna ini juga dapat menimbulkan buang air besar yang berlendir, keram perut dan buang angin yang semakin sering.

  • Kelainan ginjal

Seperti sudah dibahas sebelumnya kelainan ginjal yang dapat menimbulkan nyeri di perut kiri bawah adalah infeksi, infeksi ini biasanya berasal dari infeksi kandung kemih terlebih dahulu dan menyebar hingga ke ginjal. Selain nyeri dan sensasi terbakar saat berkemih, pasien juga dapat mengeluhkan buang air kecil bercampur darah.

Selain infeksi ginjal, juga terdapat satu kelainan lagi yakni batu ginjal yang dapat menyebabkan perut kiri bawah sakit. Tentu saja lokasi batu ginjal terbentuk pada ginjal sebelah kiri. Pembentukan batu ginjal disebabkan oleh kadar ion kalsium atau asam urat yang tinggi di dalam tubuh. Selain nyeri perut kiri bawah pasien bisa saja merasakan sakit perut kanan bawah disertai mual, muntah dan terkadang demam.

  • Kelainan pada organ reproduksi wanita

Berikutnya adalah kondisi-kondisi yang hanya bisa terjadi pada wanita yang bisa menyebabkan nyeri di perut kiri bawah. Terdapat dua kondisi yang paling banyak menjadi penyebab nyeri perut yakni kehamilan di luar kandungan (rahim) dan juga endometriosis. Kehamilan di luar kandungan dapat menimbulkan nyeri perut kiri bawah jika mengalami gangguan karena pertumbuhan janin yang terjadi tidak pada tempatnya.

Kelainan kedua adalah endometriosis, dimana terdapat pertumbuhan tidak normal dari jaringan dinding rahim pada organ lain sehingga bisa menimbulkan nyeri dimana pun jaringan ini tumbuh termasuk di perut kiri bawah.

Jika anda mengalami keluhan nyeri perut kiri bawah disertai gejala-gejala tambahan tertentu seperti yang dijelaskan sebelumnya, anda bisa mengenali penyebab nyeri tersebut. Jika keluhan nyeri perut anda disebabkan oleh konstipasi, maka ubahlah pola makan anda. Perbanyak konsumsi makanan kaya serat seperti buah-buahan dan sayuran yang akan mengoptimalkan kerja usus sehingga mengurangi konstipasi.

Selain itu perbanyak konsumsi air minum, minimal 8 gelas per hari, hindari juga konsumsi makanan-makanan yang bisa mengiritasi saluran cerna anda seperti makanan yang pedas. Perubahan beberapa hal dalam gaya hidup juga bisa mengurangi keluhan ini, anda bisa mencoba beberapa latihan seperti waist dance (senam pinggul) dan yoga yang bisa menyebabkan otot perut menjadi lebih rileks. Hal ini bisa mengurangi nyeri perut yang anda rasakan.

Jika anda mengalami nyeri perut kiri bawah mendadak  yang disertai keluhan berupa demam, mual, muntah dan keluhan lain seperti yang disebutkan di atas, jangan tunggu waktu lama untuk memeriksakan diri anda ke dokter atau tenaga kesehatan di rumah sakit terdekat. Semoga dengan artikel ini, kita bisa mewaspadai beberapa kondisi bahaya yang ditunjukan melalui perut kiri bawah sakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *