invisible hit counter

Follow US

Perhatikan Tanda-Tanda Seminggu sebelum Melahirkan Berikut Ini

Perhatikan Tanda-Tanda Seminggu sebelum Melahirkan Berikut IniMengetahui tanda-tanda seminggu sebelum  melahirkan memang penting bagi wanita hamil dan juga bagi suami yang harus siaga akan proses ini. Beberapa perubahan akan terjadi saat seorang wanita hamil telah mendekati proses melahirkan, sama halnya saat seorang wanita menjalani masa awal kehamilan.

Melahirkan adalah saat yang begitu ditunggu oleh seorang wanita hamil, setelah sembilan bulan mengandung dan melewati berbagai proses sejak awal kehamilannya. Proses melahirkan sendiri tidak bisa dipungkiri bagi wanita yang belum pernah mengalaminya menjadi saat-saat paling mendebarkan. Pada proses inilah seorang wanita bertaruh nyawa demi melihat sang buah hati lahir ke dunia. Oleh karena itu, penting bagi Ibu untuk mengetahui tanda-tanda seminggu sebelum  melahirkan guna menyiapkan mental dan tenaga untuk menghadapinya.

Apa Saja Tanda-Tanda Seminggu sebelum Melahirkan yang Akan Dirasakan Ibu?

Banyaknya pengalaman dari sesama wanita maupun artikel yang menceritakan bagaimana proses ini menjadi kejadian  yang sangat penting pada kehamilan, membuat wanita hamil terutama yang belum pernah merasakan proses melahirkan bertanya-tanya tentang tanda jika dirinya akan segera melahirkan. Untuk itu simaklah ulasan tanda-tanda akan melahirkan di bawah ini.

  • Posisi bayi menurun

Saat seorang wanita hamil sudah semakin dekat dengan waktu melahirkan, maka posisi janin di dalam kandungannya akan dengan sendiri nya turun lebih dalam masuk ke dalam rongga panggul. Banyak dari wanita hamil pertama kali merasakan jika bayi mereka mulai turun ke dalam panggul dua minggu sebelum hari melahirkan, akan tetapi bagi sebagian lagi akan merasakan hal  ini seminggu sebelum melahirkan.

Proses ini sendiri merupakan proses alami yang menjadi tanda-tanda seminggu sebelum  melahirkan dan akan dijalani oleh semua wanita hamil. Proses alami ini disebut engagement, dimana secara medis ini berarti posisi bagian kepala bayi yang paling lebar yakni diameter antar pelipis (diameter biparietal/BPD) sudah melewati pintu atas panggul. Hal ini penting karena proses engagement ini adalah tanda bahwa bayi dapat melalui jalan lahir sang ibu sehingga proses melahirkan diperkirakan dapat berjalan dengan normal.

  • Buang Air Kecil (BAK) yang semakin sering

Seorang wanita hamil juga akan merasakan tanda-tanda akan  melahirkan berupa frekuensi buang air kecil yang semakin sering.  Hal ini juga disebabkan oleh posisi bayi yang perlahan masuk ke dalam panggul dan akhirnya menekan beberapa organ yang secara anatomis terletak di dalam panggul seperti kandung kemih.

Penekanan pada kandung kemih ini menyebabkan kandung kemih wanita yang akan melahirkan tidak dapat meregang dan akhirnya walaupun baru terisi sedikit saja, ibu sudah merasakan ingin Buang Air Kecil (BAK).

  • Nyeri punggung/ Low Back Pain (LBP)

Oleh karena alasan yang sama yakni masuknya kepala bayi ke dalam panggul, Low Back Pain  menjadi salah satu tanda-tanda seminggu sebelum  melahirkan. Penyebab nyeri ini adalah teregangnya ligamen dan otot-otot panggul serta otot-otot di rahim ibu. Keluhan nyeri punggung bawah ini sebenarnya dapat dirasakan oleh wanita hamil yang belum ingin melahirkan terutama ibu dengan kehamilan kembar dimana ukuran perut yang besar menyebabkan beratnya beban yang harus ditanggung oleh punggung.

  • Kontraksi Braxton Hicks yang semakin kuat

Kontraksi Braxton Hicks adalah rangkaian kontraksi atau rasa mulas yang palsu dan dirasakan oleh setiap ibu hamil sejak rata-rata usia enam minggu kehamilan dan berakhir pada trimester terakhir kehamilan. Akan tetapi hal ini bervariasi, kontraksi Braxton Hicks ini dapat dirasakan hingga usia kehamilan 37-40 minggu.

Kontraksi Braxton Hicks atau rasa mulas ini biasanya dirasakan tanpa disertai rasa nyeri perut bagian bawah, dengan durasi sekitar 20 detik hingga dua menit. Kontraksi ini dapat hilang jika ibu lebih tenang dan rileks. Pada masa akhir kehamilan, pada beberapa wanita hamil kontraksi ini akan terasa semakin kuat dan lama. Kontraksi pada minggu terakhir kehamilan ini bertujuan untuk menipiskan leher rahim, menyebabkan pembukaan jalan lahir dan memulai proses kelahiran.

Kontraksi Braxton Hicks atau kontraksi palsu ini, pada akhirnya akan diganti dengan kontraksi asli yang akan membawa ibu pada proses melahirkan. Kontraksi asli sebelum melahirkan akan disertai dengan nyeri perut bagian  bawah dan semakin lama durasi dari kontraksi ini akan makin lama dengan intensitas yang makin sering. Jika ibu sudah merasakan kontraksi seperti ini setiap 5 menit sekali maka ibu perlu segera ke rumah sakit atau tempat pertolongan persalinan terdekat.

  • Peningkatan pengeluaran cairan dari jalan lahir

Keluarnya cairan berwarna putih telur maupun berwarna merah muda dari jalan lahir seorang wanita hamil juga merupakan tanda-tanda seminggu sebelum  melahirkan. Keluarnya cairan ini selanjutnya akan disertai keluarnya darah dari jalan lahir yang berarti ibu sudah akan melahirkan.

  • Diare

Keluhan diare pada wanita yang ingin melahirkan memang tidak lazim terdengar, akan tetapi keluhan ini memang dapat dijumpai pada beberapa wanita hamil. Diare pada wanita yang akan melahirkan disebabkan oleh pengeluaran hormon pada tubuh yang dibutuhkan oleh sang ibu untuk proses melahirkan. Hormon-hormon inilah yang akan menyebabkan kontraksi pada otot pada saluran cerna dan menyebabkan pasase usus yang lebih sering sehingga berdampak pada diare.

  • Keluarnya darah dari jalan lahir

Seperti sudah disebutkan di atas, keluarnya darah dari jalan lahir pada masa akhir kehamilan merupakan tanda-tanda akan melahirkan bagi seorang wanita. Kombinasi turunnya kepala bayi ke dalam panggul dan kontraksi asli yang menyebabkan penipisan leher rahim, akan mengeluarkan lendir yang sebelumnya berada di dalam leher rahim. Lendir yang dimaksudkan disini merupakan lendir dengan konsistensi yang agak lengket dan berserat seperti benang. Beberapa wanita mengaku mengalami keluarnya lendir ini sebanyak satu kali dan sebagian lagi mengaku hanya mengalami keluarnya lendir yang bercampur darah karena pecahnya pembuluh darah disekitar leher rahim karena menipisnya leher rahim. Jika ibu mengalami keluarnya darah dan lendir dari jalan lahir, dimana lebih banyak darah yang keluar segera hubungi dokter atau segera ke rumah sakit untuk diperiksa.

  • Keluarnya cairan ketuban dari jalan lahir

Pecahnya ketuban sebagai tanda sebelum  melahirkan hanya dialami oleh 1 dari 10 wanita hamil. Sebagian besar wanita hamil mengalami pecah ketuban beberapa saat sebelum menghadapi proses melahirkan, yakni dengan keluarnya cairan bening terus menerus dalam jumlah yang makin lama makin banyak dari jalan lahir. Jika ibu mengalami kejadian pecah ketuban ini kapanpun tanpa merasakan mulas atau kontraksi yang disertai rasa sakit di perut bawah, segera datang ke rumah sakit atau tenaga persalinan terdekat.

Setelah menyimak tanda-tanda seminggu sebelum  melahirkan di atas, ibu dan suami dapat memperkirakan kapan harus mencari pertolongan untuk melahirkan. Perlu diketahui tanda-tanda melahirkan ini timbul bervariasi pada setiap ibu hamil, sehingga ibu perlu mengkonsultasikan setiap keluhan dengan dokter atau bidan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *