invisible hit counter

Follow US

Mewaspadai Gejala Kanker Serviks Stadium 1 Sejak Dini

Mewaspadai Gejala Kanker Serviks Stadium 1 Sejak DiniWaspada terhadap gejala kanker serviks stadium 1 sejak dini merupakan salah satu langkah pencegahan sederhana terhadap penyakit kanker serviks. Mengingat penyakit tersebut adalah salah satu penyakit terganas di dunia. Kanker serviks sendiri telah merenggut nyawa jutaan wanita di dunia karena terlambat mendapatkan pertolongan. Bahkan menurut survey, dari sekitar 52 juta wanita di Indonesia, 36% nya berisiko terkena kanker serviks. Oleh karena itu kesadaran akan kesehatan organ intim dan juga pengetahuan tentang kanker serviks perlu ditanamkan sejak dini. Mulai dari apa saja penyebabnya, gejala kanker serviks stadium dini, bagaimana cara penanganannya, dan bagaimana cara mencegahnya.

Namun demikian, faktanya mendeteksi gejala kanker serviks di awal memang tidak mudah. Terkadang penyakit ganas tersebut baru bisa diketahui ketika sudah mulai parah atau memasuki stadium lanjut. Jika sudah demikian, pengobatan yang harus dijalani tentu akan semakin sulit dan semakin lama. Dan biasanya hal itu terjadi karena sebagian besar wanita Indonesia masih belum memahami sepenuhnya mengenai tanda-tanda atau gejala kanker serviks tahap awal. Untuk itu pada kesempatan kali ini kami akan memberikan sedikit informasi kepada Anda mengenai kanker serviks stadium awal. Berikut poin-poin yang harus Anda pahami.

Gejala Kanker Serviks Stadium 1 yang Perlu Diwaspadai Para Wanita

Seperti yang tadi sudah kami sampaikan, terkadang kanker serviks stadium awal memang tidak menunjukkan gejala yang spesifik. Bahkan cenderung sulit dideteksi apabila penyakitnya masih baru bersarang di dalam tubuh. Namun biasanya ada beberapa gejala atau pertanda yang bisa mengindikasikan bahwa kemungkinan Anda sedang mengalami gangguan kanker serviks. Dan jika sudah merasakan gejala-gejala tersebut, segera periksakan ke dokter supaya bisa mendapatkan penanganan lebih lanjut dan bisa segera dicegah. Lalu apa saja gejala-gejalanya?

  1. Pendarahan Abnormal pada Organ Kewanitaan

Jika Anda tidak sedang mengalami haid atau menstruasi namun terjadi pendarahan di organ kewanitaan Anda, segera periksakan ke dokter. Ada indikasi bahwa Anda sedang mengalami gejala kanker serviks stadium 1. Gejala ini biasanya terjadi setelah Anda dan pasangan melakukan hubungan intim. Atau terkadang muncul bercak darah antara periode menstruasi. Pendarahan ini bisa muncul tanpa permisi dan secara tiba-tiba.

  1. Keputihan yang Tidak Normal

Gejala kanker serviks stadium dini yang selanjutnya adalah keputihan. Setiap wanita mungkin akan mengalami keputihan. Namun bagi wanita normal, frekuensinya mungkin sangat wajar dan jarang. Bagi seorang penderita kanker serviks stadium awal, gejala ini bisa saja sering terjadi dan kondisinya tidak biasa. Jika Anda pernah mengalami keputihan sebelumnya, gejala yang satu ini mungkin terasa berbeda bagi Anda. Kalau sudah demikian, segera periksakan diri ke dokter atau rumah sakit terdekat.

  1. Panggul Terasa Nyeri

Terasa nyeri pada panggul mungkin sering berkaitan dengan penyakit lain atau hanya karena Anda kelelahan. Akan tetapi apabila rasa nyeri tersebut muncul ketika Anda sedang tidak melakukan aktivitas fisik berat, atau karena ada masalah kesehatan lain, Anda perlu waspada. Bisa saja nyeri panggul tersebut merupakan salah satu gejala kanker serviks stadium 1. Coba perhatikan kapan Anda terakhir kali merasa panggul Anda nyeri. Jika saat itu Anda tidak sedang menstruasi, kelelahan atau aktivitas lain, ada indikasi Anda terkena kanker seviks.

  1. Frekuensi BAK Meningkat

Gejala selanjutnya, penderita kanker serviks stadium awal biasanya juga akan merasakan frekuensi buang air kecil (BAK) yang meningkat. Terutama ketika seorang wanita sedang tidak dalam kondisi hamil. Pasalnya bagi wanita hamil, frekuensi BAK yang meningkat sangatlah wajar. Jadi ada kemungkinan Anda sedang mengalami gejala kanker serviks tahap awal. Bahkan terkadang penderita kanker serviks juga merasakan nyeri saat buang air kecil. Gejala tersebut memang mirip dengan gejala infeksi saluran kemih, tetapi supaya lebih yakin lagi lebih baik lakukan pemeriksaan di rumah sakit.

  1. Nyeri Saat Berhubungan Intim

Kanker serviks biasanya juga akan membuat aktivitas ranjang Anda dan pasangan menjadi kurang harmonis. Pasalnya gejala kanker serviks stadium 1 juga bisa menyebabkan rasa sakit ketika sedang melakukan hubungan intim. Rasa sakit mungkin wajar terjadi, namun jika sakitnya berlebihan, kemungkinan ada yang tidak beres pada kesehatan organ kewanitaan Anda. Coba periksakan ke dokter dan pastikan apakah penyebabnya adalah kanker serviks atau bukan.

Selain gejala yang terkait dengan organ kewanitaan, biasanya gejala kanker serviks stadium dini juga bisa dirasakan dalam hal lain. Misalnya menjadi lebih mudah lelah, napsu makan berkurang secara mendadak, atau terjadi gangguan pencernaan seperti sembelit kronis.

Penyebab Utama dan Cara Pencegahan Kanker Serviks

Kanker Serviks juga dikenal dengan julukan “the silent killer” atau pembunuh yang diam. Pasalnya tanpa disadari biasanya penyakit ini tiba-tiba sudah masuk stadium lanjut. Penyebab utama kanker serviks atau kanker rahim ini adalah human papilloma virus (HPV) yang menyerang leher rahim. Virus ini bisa tersebar ketika seorang wanita melakukan hubungan intim dengan yang bukan pasangannya, terutama dengan pasangan yang sudah terinfeksi virus HPV.

Penyebab gejala kanker serviks stadium 1 lainnya adalah akibat pencemaran bahan kimia atau bisa juga karena radiasi. Ada pun faktor risiko terkena kanker serviks ini bisa terjadi apabila seorang wanita melakukan hubungan intim pada usia muda. Pemakaian alat kontrasepsi, gaya hidup yang tidak sehat dan faktor genetik juga bisa menjadi salah satu penyebab kanker serviks.

Lalu bagaimana cara pencegahannya? Supaya terhindar dari berbagai macam gejala kanker serviks tahap awal, diperlukan langkah-langkah pencegahan. Anda bisa mencoba melakukan tes pap semar yang bertujuan untuk menemukan perubahan pada sel serviks. Di situlah akan terdeteksi apakah seorang wanita berisiko terkena kanker serviks atau tidak. Namun demikian pemeriksaan ini juga harus dilakukan secara teratur untuk memantau perubahan selnya. Barulah setelah itu Anda bisa melakukan langkah-langkah pencegahan lebih lanjut. Misalnya dengan mengonsumsi obat-obatan herbal atau dengan cara-cara medis lainnya.

Sedangkan untuk mengobati kanker serviks sendiri, biasanya akan dilakukan sesuai dengan stadium kanker yang dialami oleh penderitanya. Namun tidak sedikit juga penderita kanker serviks yang harus dibedah untuk melakukan pengangkatan rahim atau diangkat kedua ovarium dan tuba fallopinya. Cara lainnya adalah dengan melakukan kemotrapi dan terapi radiasi. Supaya hasilnya lebih maksimal dan penderita bisa sembuh total, biasanya penderita juga disarankan untuk mengombinasikan berbagai metode pengobatan.

Kurang lebih seperti itulah penjelasan mengenai bagaimana gejala kanker serviks stadium 1 yang perlu Anda waspadai. Beberapa penyebab dan pencegahannya juga harus Anda pahami sepenuhnya supaya Anda bisa meminimalisir risiko terkena penyakit kanker serviks ini. Perlu diingat, bahwa mencegah lebih baik dari pada mengobati. Betul begitu, bukan? Demikian informasi singkat mengenai kanker serviks yang bisa kami sampaikan. Semoga bisa menambah wawasan dan semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *