invisible hit counter

Follow US

Mengenal Penyakit Usus Buntu – Penyebab, Ciri-Ciri, dan Pengobatannya

Mengenal Penyakit Usus Buntu - Penyebab, Ciri-Ciri, dan PengobatannyaPenyakit usus buntu merupakan salah satu penyakit yang cukup ditakuti di masyarakat, maka pengetahuan mengenai ciri-ciri penyakit usus buntu merupakan hal yang cukup penting. Banyak spekulasi yang beredar di masyarakat mengenai penyebab penyakit usus buntu, namun kita tidak tahu apakah semua itu benar adanya. Seperti yang telah banyak beredar pengobatan usus buntu ialah dengan dilakukannya operasi.

Berkenalan dengan Usus Buntu dan Penyakitnya

Istilah usus buntu sebenarnya bukan istilah yang tepat dipakai untuk penyakit usus buntu. Organ yang sakit pada penyakit usus buntu disebut sebagai umbai cacing. Namun karena istilah usus buntu lebih terkenal di masyarakat awam, kata umbai cacing akan digantikan dengan usus buntu di artikel ini. Usus buntu merupakan suatu bagian dari usus yang memiliki ujung yang buntu. Dalam Bahasa Inggris, usus buntu (umbai cacing) dikenal sebagai appendix. Organ ini terletak di perut kanan bawah.

Fungsi usus buntu sendiri masih merupakan sesuatu yang kontroversial di dunia kedokteran. Banyak pendapat yang mengatakan bahwa usus buntu berfungsi untuk membantu sistem pertahanan tubuh terutama di saluran pencernaan. Ada pula pendapat yang mengemukakan bahwa usus buntu berguna untuk menjaga populasi bakteri baik di dalam usus yang berguna untuk membantu pencernaan. Beberapa ahli percaya bahwa sebenarnya usus buntu hanyalah sisa dari evolusi makhluk hidup yang sudah tidak berguna.

Penyakit usus buntu merupakan suatu penyakit yang menyebabkan peradangan pada usus buntu. Peradangan yang terjadi akan menyebabkan penebalan dinding usus buntu, sehingga mempengaruhi tekanan di dalam rongga usus buntu dan suatu saat dapat pecah. Peradangan ini hampir selalu diikuti oleh infeksi bakteri di dinding usus buntu.

Penyebab Penyakit Usus Buntu: Apakah Benar Karena Nasi dan Biji Cabai?

Semua orang pasti pernah mendengar bahwa penyakit usus buntu disebabkan oleh masuknya nasi dan biji cabai ke dalam rongga usus buntu. Ada pula teori yang beredar bahwa nasi atau biji cabai tersebut masuk ke dalam rongga usus buntu karena loncat-loncat atau aktivitas fisik setelah makan. Apakah pernyataan tersebut benar adanya atau hanya sekedar mitos?

Data menunjukkan bahwa penyebab tersering penyakit usus buntu adalah karena feses kecil yang mengeras dan masuk ke dalam rongga usus buntu. Feses di sini yang dimaksud ialah kotoran sisa makanan di usus yang dikeluarkan saat BAB. Karena faktor yang belum diketahui, feses tersebut mengeras dan menyumbat rongga usus buntu sehingga menyebabkan penyakit usus buntu. Maka bila memiliki pola hidup sehat seperti minum cukup dan makan makanan berserat diharapkan dapat mencegah penyakit ini.

Penyebab lain dari penyakit usus buntu ialah adanya peradangan pada usus di dalam perut kita. Radang dapat terjadi di usus bagian mana pun yang nantinya dapat menyebar ke usus buntu, misalnya infeksi bakteri di dinding usus. Cacing di dalam usus juga dapat menyebabkan penyakit ini. Sebab lain yang sangat jarang ialah adanya tumor di usus.

Salah satu penyebab penyakit usus buntu lainnya adalah adanya biji buah dan sayuran yang masuk ke dalam rongga usus buntu. Namun penyebab ini sangat jarang menyebabkan penyakit usus buntu. Banyak pengalaman dari kamar bedah yang menyatakan bahwa hampir tidak pernah menemukan adanya biji buah, sayuran atau nasi yang berada di dalam rongga usus buntu saat organ tersebut diambil saat operasi.

Ciri-Ciri Penyakit Usus Buntu

Gejala penyakit usus buntu merupakan pengetahuan yang sebaiknya diketahui agar dapat mengenali lebih dini penyakit usus buntu dan tidak terlambat dalam penanganannya.

Sakit perut merupakan ciri-ciri penyakit usus buntu yang paling khas. Karena organ usus buntu sendiri berada di perut kanan bawah maka nyeri perut yang terjadi paling khas ialah di bagian kanan bawah. Namun biasanya nyeri didahului oleh nyeri perut di daerah ulu hati barulah setelah beberapa jam atau 1 hari berpindah ke daerah perut kanan bawah. Nyeri yang terjadi biasanya skala berat, bahkan sampai tidak bisa menggerakkan tubuh. Nyeri perut juga dapat menyebabkan perasaan nyeri ketika berjalan.

Demam yang muncul dengan adanya gejala sakit perut juga merupakan ciri-ciri penyakit usus buntu lainnya. Demam yang muncul dapat sedang sampai berat. Biasanya demam akan hilang sementara bila diberi obat penurun panas namun akan kembali meninggi setelah reaksi obat hilang.

Perut mual dan muntah dapat terjadi berbarengan dengan sakit perut atau bahkan hanya mual dan muntah saja. Ciri-ciri penyakit usus buntu yang satu ini membuat perut terasa tidak enak, penuh dan timbul sensasi ingin muntah. Mual biasanya akan diikuti muntah yang berisi sisa makanan atau cairan.

Nafsu dan keinginan untuk makan akan sangat menurun. Penurunan nafsu makan ini adalah gejala penyakit usus buntu yang khas. Biasanya penderita penyakit usus buntu akan merasa tidak ada nafsu makan meski demamnya sudah diobati atau sakit perutnya sudah diberikan obat.

Perubahan pola saluran cerna. Yang dimaksud di sini ialah perubahan pola saluran cerna seseorang bisa menjadi sulit untuk BAB atau malah terjadi diare. Penderita penyakit ini mungkin akan sulit BAB dalam beberapa hari terakhir. Pada penderita lainnya dapat pula terjadi diare atau BAB lebih dari 3 kali sehari yang tidak seperti biasanya.

Pengobatan Penyakit Usus Buntu

Bila Anda atau orang di sekitar Anda menderita penyakit usus buntu maka jalan keluarnya ialah berobat ke dokter untuk dilakukan operasi. Mengapa harus di operasi? Jawabannya ialah agar tidak terjadi komplikasi dari penyakit usus buntu. Komplikasi yang berbahaya ialah bila usus buntu tersebut pecah dan mengkontaminasi seluruh isi perut. Pecahnya usus buntu dapat mencetuskan infeksi dai organ perut lainnya dan bila tidak ditangani dapat menyebabkan kematian.

Operasai memang mempunyai risikonya sendiri, namun operasi di jaman ini sudah terhitung lebih aman dibandingkan operasi pada era sebelum ditemukannya antibiotik. Dokter bedah akan mengambil organ usus buntu dari tubuh Anda, tentunya setelah Anda dibius. Organ usus buntu sendiri masih merupakan kontroversi apakah memiliki fungsi atau tidak. Namun para penderita penyakit usus buntu yang diambil usus buntu nya tidak mengeluhkan perubahan yang berarti setelah dioperasi yang artinya sangatlah aman bila organ usus buntu Anda diambil dan dibuang.

Demikian pembahasan mengenai ciri-ciri penyakit usus buntu yang sering terjadi di masyarakat. Bila Anda mendapati diri Anda atau orang di sekitar Anda yang menunjukkan ciri-ciri si atas, segeralah menyrankan untuk berobat ke dokter atau rumah sakit. Semoga artikel mengenai gejala penyakit usus buntu ini dapat membantu Anda dan berguna di kehidupan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *