invisible hit counter

Follow US

Mengenal dan Mewaspadai Ciri-Ciri Penyakit Leukimia

Mengenal dan Mewaspadai Ciri-Ciri Penyakit LeukimiaSeperti penyakit kanker kebanyakan, ciri-ciri penyakit leukimia pada stadium awal memang sulit dikenali. Biasanya penderita penyakit kanker baru menyadari bahwa dirinya menderita penyakit ganas tersebut setelah memasuki stadium lanjut. Begitu pula dengan penyakit leukima, kanker yang menyerang sistem pembentukan darah putih ini pun tidak memberikan gejala yang khas pada tahap awal penyakit. Meski begitu, kita tetap harus waspada terhadap penyakit ini karena leukimia merupakan penyakit yang sulit diobati terutama bila sudah sampai pada tahap yang lebih lanjut.

Kenali Ciri-Ciri Penyakit Leukimia Sedari Dini

Ada 2 jenis penyakit leukimia yaitu leukimia akut dan kronis. Gejala penyakit leukimia akut memberikan gambaran klinis yang lebih nyata dan perjalanan penyakit yang lebih cepat dibandingkan leukimia kronis. Leukimia akut biasanya menyerang usia anak dan remaja, sedangkan leukimia kronis lebih sering menyerang usia dewasa.

Di bawah ini merupakan ciri-ciri penyakit leukimia yang gejalanya diurutkan dari stadium awal hingga stadium lanjut.

  1. Cepat merasa lelah.

Pada tahap awal, penderita leukimia merasa selalu lemas dan tak bertenaga meski aktivitas kesehariannya tidak berat. Namun pada beberapa penderita, rasa capai baru dikeluhkan setelah tahap lanjut penyakit leukimia.

  1. Turunnya berat badan.

Gejala ini merupakan gejala khas dari penyakit kanker apapun. Penderita akan merasa menurunnya nafsu makan, tidak mau makan dan tidak enak makan apapun. Kondisi tidak mau makan diikuti oleh penurunan berat badan yang signifikan. Berat badan dapat turun drastis bahkan bila porsi makan penderita kanker tidak berkurang banyak. Hal ini disebabkan oleh proses penyakit kanker sendiri yang memicu pemecahan lemak dan otot dalam tubuh.

  1. Pembesaran organ limpa dan liver.

Perasaan kenyang dan penuhnya isi perut merupakan ciri-ciri penyakit leukimia terutama pada leukimia kronis. Pada leukimia kronis, akan ditemukan pembesaran organ limpa (di perut atas bagian kiri) dan liver sehingga memberikan perasaan penuh di dalam perut. Perasaan ini akan membuat penderita merasa cepat kenyang sehingga nafsu makan akan menurun dan diikuti oleh penurunan berat badan yang drastis.

  1. Demam tanpa sebab yang jelas

Kenaikan suhu tubuh tanpa sebab yang jelas merupakan gejala paling awal yang biasanya disadari pasien. Demam terjadi tanpa adanya infeksi yang biasanya merupakan penyebab demam yang paling utama. Sifat demam tidak terlalu tinggi, tidak terjadi terus menerus setiap hari namun dapat berlangsung lama hingga melebihi 3 minggu.

  1. Perdarahan yang abnormal.

Perdarahan yang dimaksud di sini bukan hanya keluarnya darah dari tubuh, namun juga termasuk memar. Termasuk di gejala ini ialah gusi yang cepat berdarah, luka terbuka yang sulit sembuh dan mimisan dari hidung. Memar dapat terjadi di bagian tubuh mana pun bahkan ketika penderita merasa dirinya tidak terbentur sesuatu.

  1. Nyeri dan sakit pada tulang.

Nyeri atau sakit berulang yang dirasakan pada tulang dan otot merupakan salah satu gejala penyakit leukimia yang utama. Badan akan terasa pegal meski tidak melakukan aktivitas fisik yang berat. Pegal dan nyeri ini dapat bertahan cukup lama dan biasanya membuat penderita leukimia berobat ke dokter.

  1. Pembesaran kelenjar getah bening.

Kelenjar getah bening merupakan organ tubuh yang bertanggung jawab untuk melawan infeksi yang menyerang tubuh. Organ ini juga berfungsi untuk memproduksi sel darah putih. Kelenjar ini tersebar di seluruh tubuh, namun terutama dapat diraba di daerah leher, ketiak dan selangkangan. Penyakit leukimia dapat membuat banyak kelenjar getah bening membesar dan tidak nyeri ketika diraba.

  1. Batuk, nyeri kepala dan keringat dingin.

Penderita dapat mengalami batuk dan nyeri kepala yang tidak kunjung sembuh. Gejala tersebut juga dapat disertai keringat dingin yang tiba – tiba muncul tanpa sebab yang jelas.

Kurangnya darah merah alias anemia juga biasanya menjadi gejala utama penyakit leukimia. Anemia pada leukimia biasanya bukan disebabkan oleh karena kurangnya zat besi, asam folat atau adanya hal lain dalam tubuh yang dapat dibuktikan melalui pemeriksaan laboratorium. Gejala anemia sendiri ialah perasaan cepat lelah, memucatnya bagian tubuh terutama ujung lengan dan tungkai, jantung berdebar dan perasaan melayang di kepala. Anemia yang menjadi ciri-ciri penyakit leukimia akut biasanya cepat sekali memburuk dan sulit diobati.

  1. Mudah menderita penyakit infeksi.

Keadaan kanker pada sel darah putih dapat mengacaukan fungsi sel tersebut. Sel darah putih bertugas membasmi kuman yang menginfeksi tubuh. Bila fungsi ini terganggu maka kuman dapat dengan mudah masuk dan berkembang biak di dalam tubuh sehingga menimbulkan gejala penyakit infeksi.

Gejala Penyakit Leukimia Stadium 4 yang Sudah Berbahaya

Stadium 4 merupakan tahap terminal atau tahap akhir dari penyakit kanker. Leukimia stadium 4 ditandai oleh sangat meningkatnya jumlah sel darah putih dalam tubuh, bahkan dapat 10 – 100 kali lipat dari kadar normalnya. Harapan hidup penderita leukimia stadium 4 akan lebih kecil dibandingkan leukimia pada stadium awal. Penderita leukimia stadium 4 biasanya lebih sulit diobati dibandingkan pada stadium awal.

Berikut merupakan ciri-ciri penyakit leukimia stadium 4 yang perlu Anda ketahui:

  1. Anemia yang cepat memburuk.

Seperti yang telah disebutkan di atas, gejala anemia yang buruk ialah cepat lelah, jantung berdebar keras dan cepat serta pucatnya warna kulit. Anemia di sini akan sangat sulit diobati meski telah dilakukan transfusi darah.

  1. Nyeri tulang yang sangat hebat.

Sel darah putih yang menginfiltrasi tulang dalam jumlah yang besar akan menyebabkan gejala ini. Pada awalnya terjadi di tulang dada bagian tengah dan bila sudah lebih lanjut nyeri dapat dirasakan di tulang panjang seperti tulang paha atau lengan. Nyeri bersifat sangat hebat sehingga obat penghilang rasa nyeri pun tidak cukup membantu menghilangkan nyeri ini.

  1. Demam tinggi yang terjadi terus menerus.

Berbeda dengan demam fase awal, demam pada tahap ini dapat terjadi terus menerus dengan suhu yang tinggi dan tanpa sebab yang jelas.

  1. Perdarahan spontan pada tubuh tanpa sebab.

Perdarahan dapat terjadi di seluruh bagian tubuh. Gambaran klinis dapat terjadi bintik – bintik merah sampai ungu pada kulit, memar tanpa sebab pada kulit, batuk darah, air seni yang kemerahan, dan yang paling berbahaya adalah perdarahan ada otak yang dapat menyebabkan stroke dan kematian.

Mengingat bahayanya penyakit kanker yang menyerang sel darah putih ini, tentu pengetahuan mengenai gejala penyakit leukimia merupakan hal yang sebaiknya diketahui masyarakat luas. Bila Anda curiga penyakit ini menyerang Anda atau pun kenalan Anda segeralah bawa ke dokter atau rumah sakit agar dapat dilakukan pemeriksaan laboratorium yang dapat menegakkan diagnosis penyakit ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *