invisible hit counter

Follow US

Mari Belajar Cara Menghitung Usia Kehamilan Dalam Minggu

Mari Belajar Cara Menghitung Usia Kehamilan Dalam MingguMengetahui cara menghitung usia kehamilan dalam minggu merupakan hal yang penting bagi Anda yang sedang menantikan kelahiran sang buah hati. Menghitung usia kehamilan dalam hitungan minggu memang membingungkan, terutama bila Anda masih belum mengetahui cara menghitung usia kehamilan secara manual yang mudah. Namun dengan bekal ingatan mengenai hari pertama haid terakhir, Anda dapat menghitung usia kehamilan dengan mudah yang akan dijabarkan di artikel ini.

Cara Menghitung Usia Kehamilan Dalam Minggu Secara Manual yang Mudah

Seperti yang sudah disebutkan di atas, untuk menghitung usia kehamilan dalam minggu, Anda membutuhkan tanggal hari pertama haid terakhir (HPHT) Anda. Dengan mengetahui HPHT, Anda dapat memasukkan tanggal ini ke rumus dari cara menghitung usia kehamilan secara manual.

Cara menghitung usia kehamilan dalam minggu secara manual termasuk mudah, yaitu lihat tanggal HPHT Anda dan tanggal hari ini (karena ingin menghitung usia kehamilan pada hari ini), lalu hitung selisih waktunya (tanggal sekarang dikurangi tanggal HPHT). Contoh, seorang ibu hamil dengan HPHT 14 April 2015 ingin menghitung berapa usia kehamilannya dalam minggu pada tanggal 4 Agustus 2015.

  • Kurangi 4 Agustus 2015 dengan 14 April 2015 dengan cara matematika
  • Hari : 4 – 14 | Bulan : 8 – 4 | Tahun : 2015 – 2015. Didapatkan hasil hari : 20 hari | bulan : 3 bulan | tahun : 0. Hasil akhir adalah 3 bulan lebih 20 hari.
  • 1 Bulan dihitung 28 hari (bukan 30 hari seperti umumnya), 1 bulan terdiri dari 4 minggu.
  • 3 Bulan 20 hari berarti 12 minggu ditambah 2 hingga 3 minggu. Total diperoleh 14 – 15 minggu.
  • Satu hal penting yang harus diketahui bila menggunakan rumus ini: ada faktor koreksi yang harus ditambahkan ke hasil yang telah didapatkan di atas. Berikut adalah faktor koreksinya:
    • Untuk usia kehamilan 0 – 2 bulan tidak perlu ditambah faktor koreksi
    • Untuk usia kehamilan 3 – 5 bulan, tambahkan 1 minggu
    • Untuk usia kehamilan 6 – 8 bulan, tambahkan 2 minggu
    • Untuk usia kehamilan 9 – 10 bulan, tambahkan 3 minggu
  • Pada contoh di atas, awalnya didapatkan 3 bulan 20 hari, berarti ambil faktor koreksi usia kehamilan 3 – 5 bulan yaitu harus ditambahkan 1 minggu. Sehingga 14 – 15 minggu + 1 minggu menjadi 15 – 16 minggu. Umur kehamilan adalah antara 15 minggu hingga 16 minggu.

Cara ini dapat dilakukan untuk semua ibu hamil usia kehamilan berapapun asalkan mengetahui HPHT. Namun sayangnya metode sederhana ini mempunyai kekurangan yaitu hanya berlaku paling akurat bagi perempuan dengan siklus menstruasi 28 hari. Bila siklus menstruasinya bukan 28 hari maka tingkat akurasi metode ini berkurang. Untuk mencegahnya, bagi perempuan dengan siklus menstruasi selain 28 hari dapat di plus minus 2 minggu dari angka yang didapatkan dari perhitungan manual di atas.

Cara menghitung usia kehamilan secara manual tersebut paling banyak dipakai oleh bidang kedokteran, terutama bila pemeriksaan ibu hamil dilakukan tanpa alat bantu yang canggih seperti USG. Maka cara ini cukup akurat untuk menghitung usia kehamilan Anda.

Selain digunakan untuk menghitung umur kehamilan, HPHT juga bisa untuk memperkirakan hari kelahiran. Jika Anda lupa HPHT, masih ada beberapa cara lain untuk menghitung umur kehamilan. Artikel bersambung ke halaman 2.

1 2Next

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *