invisible hit counter

Follow US

Kenali sejak Dini Ciri-Ciri Penyakit Demam Berdarah atau DBD

Kenali sejak Dini Ciri-Ciri Penyakit Demam Berdarah atau DBDMusim hujan telah tiba, menandakan meningkatnya populasi nyamuk dan perlunya Anda untuk mengetahui ciri-ciri penyakit demam berdarah yang berbahaya. Dari dahulu hingga tahun baru ini, penyakit demam berdarah tetap menjadi suatu penyakit yang selalu ada di tanah Indonesia. Ya, penyakit demam berdarah atau lebih tepatnya demam berdarah dengue merupakan suatu penyakit yang memang sangat banyak ditemukan di negara-negara iklim tropis, seperti Meksiko, Afrika, Brazil dan  tentunya Indonesia. Maka, tidak heran bila dokter Indonesia lebih berpengalaman menangani penyakit ini dibandingkan koleganya yang berada di negara lain.

Penyakit demam berdarah dengue merupakan suatu penyakit yang umum namun juga harus dan perlu diwaspadai karena komplikasi yang dapat ia bawa sangatlah berbahaya, yaitu berujung pada kematian. meski penyakit dbd lebih sering menyerang kelompok usia anak kecil hingga remaja; orang dewasa pun tetap saja rentan terkena penyakit ini. Virus dengue, virus penyebab dbd, tidak mengenal status sosial, ekonomi dan gender seseorang. Jadi, mengetahui ciri-ciri penyakit demam berdarah sangatlah penting untuk kewaspadaan Anda ddan keluarga terhadap penyakit ini.

Inilah Ciri-Ciri Penyakit Demam Berdarah yang Dapat Mengenai Keluarga Anda

Penyakit demam berdarah seharusnya dan lebih tepatnya disebut sebagai demam berdarah dengue. Penyebabnya adalah masuknya virus dengue ke dalam tubuh manusia. Virus dengue dapat menimbulkan 2 penyakit pada tubuh manusia yang terinfeksi, yaitu demam dengue dan demam berdarah dengue. Apa bedanya? Demam dengue adalah suatu penyakit yang ditimbulkan oleh infeksi virus dengue yang tidak melibatkan adanya rembesan cairan serta jarang melibatkan gejala perdarahan. Sedangkan demam berdarah dengue merupakan penyakit yang sama namun sudah terjadi rembesan cairan dan perdarahan pada tubuh manusia. Di bawah ini adalah ciri-ciri penyakit demam berdarah yang harus Anda ketahui:

  • Demam Tinggi

Ciri-ciri penyakit demam berdarah yang utama adalah gejala demam. Sesuai dengan nama penyakitnya, demam dengue atau demam berdarah dengue, tentu saja gejala utama dari penyakit ini adalah demam. Meskipun seorang penderita belum tentu  masuk ke dalam spectrum demam berdarah dengue, gejala demam selalu akan muncul. Ciri demam pada penyakit demam berdarah adalah demam tinggi (38 – 40˚C) yang muncul mendadak, terjadi terus menerus sepanjang hari, dan hanya turun sementara saja bila diberikan obat penurun panas. Demam biasanya terjadi dalam waktu 3 sampai 7 hari berturut-turut.

Hal lain yang menjadi ciri khas penyakit demam berdarah adalah demam yang akan turun mencapai suhu tubuh yang normal setelah 3 sampai 7 hari. Berbahayanya, justru saat demam turun mencapai suhu yang normal inilah kadar trombosit dalam darah akan turun. Selain itu, akan terjadi kebocoran cairan dalam darah ke rongga-rongga dalam tubuh seperti ke paru-paru dan perut. Maka, Anda harus memperhatikan pola demam yang terjadi , dan jangan lengah bila demam turun karena belum tentu menandakan adanya penyembuhan yang komplit.

  • Nyeri Kepala, Badan Terasa Pegal-Pegal

Selain demam, ciri-ciri penyakit demam berdarah yang cukup khas adalah terasanya nyeri kepala yang cukup mengganggu terutama di bagian belakang mata. Selain itu, ciri khas gejala demam berdarah lainnya adalah demam, perasaan tidak enak badan dan lemah yang diikuti oleh terasa pegalnya seluruh tubuh, terutama otot dan sendi, bahkan tulang. Infeksi virus dengue atau demam berdarah memang khas sekali menimbulkan kedua gejala ini, sehingga setiap penderita demam yang diikuti oleh gejala ini sebaiknya waspada akan adanya kemungkinan penyakit demam berdarah.

  • Perdarahan

Ya, sesuai namanya, ciri-ciri penyakit demam berdarah lainnya adalah terjadinya gejala atau tanda perdarahan. Apa saja yang dapat menjadi tanda perdarahan? Banyak sekali. Mulai dari kulit yang dipenuhi bintik-bintik merah kebiruan (karena pembuluh darah kulit yang pecah), mimisan, gusi yang mudah berdarah, muntah darah, berak darah yang mungkin berwarna merah atau hitam, serta batuk darah bila sudah sangat parah. Gejala perdarahan ini muncul dikarenakan menurunnya jumlah trombosit dalam darah. Trombosit adalah salah satu sel penyusun darah yang bertanggung jawab membekukan darah dan menambal suatu perdarahan.

  • Nyeri Ulu Hati

Ciri-ciri penyakit demam berdarah yang juga umum adalah nyeri yang dirasakan di daerah maag atau di daerah ulu hati. Penyebabnya bermacam-macam, mulai dari efek virus dengue yang menyerang liver sehingga menimbulkan raa nyeri pada ulu hati, sampai terjadinya perdarahan pada lambung karena kekurangan trombosit. Seorang penderita demam berdarah yang mengalami nyeri ulu hati yang kian hebat setiap harinya merupakan gejala yang harus diwaspadai karena biasanya mengindikasikan adanya atau hendak terjadinya komplikasi yang berat.

  • Gelisah, Ujung Kaki dan Tangan yang Dingin

Bila sudah menuju tahap yang lebih parah, ciri-ciri penyakit demam berdarah yang harus diwaspadai oleh Anda adalah penderita menjadi sangat gelisah, tidak bisa tenang serta diikuti oleh ujung kaki dan tangan yang dingin. Hal ini terjadi karena penderita hampir masuk ke dalam kondisi shock karena kekurangan cairan. Selain dingin, ujung kaki dan tangan juga biasanya akan teraba lembap, berwarna pucat dan terasa lemah. Penderita pun gelisah, tidak dapat istirahat dengan tenang dan bahkan tidak merespon bila diajak berbicara.

  • Sesak Nafas, Perut Terasa Penuh

Salah satu ciri-ciri penyakit demam berdarah yang juga harus diwaspadai adalah bila penderita mengeluh sesak ketika bernapas dan juga keluhan bahwa perutnya terasa penuh. Sesak napas atau kesulitan bernapas disebabkan oleh adanya rembesan cairan ke dalam suatu rongga antara paru dengan dinding dada sehingga paru-paru akan menjadi sulit berkembang dengan sempurna untuk mengambil napas. Perut yang membuncit, mengeras dan terasa penuh pun diakibatkan adanya rembesan cairan ke dalam rongga perut. Perembesan cairan ini biasanya mengindikasikan terjadinya komplikasi lebih lanjut dari penyakit demam berdarah.

  • Perubahan Nilai Darah Laboratorium

Selain gejala-gejala di atas, hal yang dapat membantu mendiagnosis penyakit demam berdarah adalah tes nilai darah dari laboratorium. Untuk memastikan diagnosis demam berdarah, dibutuhkan informasi mengenai nilai trombosit dan hematokritnya. Tes nilai trombosit sudah menjadi pengetahuan umum bagi masyarakat untuk dapat memastikan penyakit demam berdarah. Trombosit di bawah 100.000 merupakan nilai yang harus sangat diwaspadai. Untuk hematocrit sendiri, kenaikan nilai hematocrit 20% di atas normal pun merupakan suatu kondisi yang harus diwaspadai. Perubahan nilai darah ini terjadi biasanya pada hari ke 3 sampai ke 5 sesudah demam hari pertama. Konsultasikan hasil laboratorium dengan dokter Anda dan jangan menginterpretasikan nilai tersebut sendiri.

Obat Demam Berdarah yang Dapat Anda Berikan

Karena penyakit demam berdarah biasanya membawa komplikasi yang parah hingga dapat menuju kematian, Anda sebaiknya mengetahui apa obat demam berdarah yang dapat Anda berikan bila Anda curiga salah satu anggota keluarga Anda ada yang terkena penyakit ini. Intinya, dalam penanganannya, seorang penderita demam berdarah harus mndapatkan cairan yang cukup untuk menjaga fungsi jantung dan organ vital dalam tubuh lainnya. Di rumah sakit, tenaga medis dapat memasang infus untuk menjaga jumlah cairan. Nah, apa yang dapat kita lakukan di rumah?

  • Memberikan minum yang cukup hingga banyak pada penderita demam. Usahakan minum air dengan kandungan elektrolit seperti minuman isotonis atau air kelapa. Namun, pemberian air putih pun tidak apa-apa dibandingkan tidak mendapat cairan sama sekali.
  • Menangani demam dengan mengompres atau memberikan obat penurun panas.
  • Membawa penderita demam ke puskesmas, klinik, atau rumah sakit bila pada hari ke 3 demam tidak kunjung turun, naik atau malah meencapai suhu tubuh yang normal.
  • Segera membawa penderita ke dokter atau rumah sakit bila menemui gejala nyeri ulu hati yang parah, perdarahan, sesak napas, perut terasa penuh, kaki dan tangan yang teraba dingin serta tidak responsif bila diajak berbicara.

Apa Sih Penyebab DBD atau Demam Berdarah Dengue yang Berbahaya Itu?

Penyebab dbd atau demam berdarah dengue adalah virus Dengue yang menginfeksi manusia. Virus ini dapat tinggal dan bermukim di tubuh nyamuk; lebih tepatnya nyamuk Aedes aegypti. Jadi, virus yang terdapat di tubuh seorang manusia dapat berpindah ke tubuh nyamuk tersebut ketikka nyamuk tersebut menyucuk darah penderita dbd. Dan bila nyamuk ini mencucuk tubuh seorang yang sehat, maka virus akan berpindah ke tubuh orang yang sehat ini. Sebenarnya tidak semua nyamuk Aedes aegypti dapat menularkan virus dengue bila menyucuk orang yang sehat, namun semua nyamuk Aedes aegypti yang mengandung virus tersebut pasti dapat menginfeksi semua orang yang sehat.

Jadi, untuk menghindari penyakit demam berdarah, sebaiknya Anda dan keluarga menghindari cucukan nyamuk Aedes aegypti yang kemungkinan dapat membawa virus dengue bagi tubuh Anda. Nyamuk Aedes aegypti mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: berwarna hitam, memiliki kaki yang belang-belang berawarna putih hitam, dan biasanya menggigit manusia pada pagi, siang dan sore hari. Nyamuk ini senang dengan tempat yang bersih, seperti baju, tumpukan barang di rumah serta air bersih. Maka, melakukan 3M plus yang terdiri dari mengubur, menguras dan menutu yang disertai dengan abatisasi, pemakaian kelambu atau obat nyamuk serta pengasapan pada yang banyak nyamuk sebagai cara menghindarkan penyakit ini dari keluarga Anda.

Mengingat komplikasi yang dapat ditimbulkan oleh penyakit demam berdarah, ada baiknya bila kita mengetahui ciri-ciri penyakit demam berdarah agar dapat waspada terhadap penyakit ini. Selain itu, mengetahui obat demam berdarah dan penyebab dbd pun cukup penting agar kita dapat memberikan pertolongan pertama yang berarti pada penderita demam berdarah serta dapat menghindari penyebab penyakit yang mematikan ini. Semoga pengetahuan mengenai penyakit ini dapat bermanfaat untuk mencegah terjadinya penyakit ini di dalam keluarga Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *