invisible hit counter

Follow US

Kenali Berbagai Tanda Akan Melahirkan Normal Berikut Ini

Kenali Berbagai Tanda Akan Melahirkan Normal Berikut IniPersalinan tentunya merupakan saat yang dinanti sekaligus mendebarkan bagi para calon ibu, oleh karena itu penting diketahui apa saja tanda akan melahirkan normal. Para calon ibu terutama yang belum berpengalaman atau baru kehamilan pertama biasanya masih bingung kapan saatnya dia bersiap-siap untuk melahirkan. Jika calon ibu mengetahui tanda-tanda akan segera melahirkan, maka tentunya akan lebih siap dalam menghadapi persalinan dan tahu kapan waktunya harus segera menemui bidan atau dokter kandungan untuk mempersiapkan proses persalinan. Dengan hal yang demikian, maka dapat ibu dapat terhindar dari  hal-hal yang tidak diinginkan dalam persalinan.

Pada beberapa kasus, ada persalinan yang terjadi belum sampai ke bidan, klinik, atau ke rumah sakit karena salah satunya akibat kurang tepatnya dalam memperkirakan kapan saatnya persalinan. Hal ini tentunya akan menimbulkan berbagai risiko dalam persalinan. Hal yang paling ditakuti adalah tidak tertolongnya jiwa si ibu, bayi, atau bahkan kedua-keduanya. Tentunya kita berharap hal tersebut jangan sampai terjadi. Untuk mengenali tanda akan melahirkan normal diperlukan pengetahuan sekaligus kepekaan dari sang ibu, sebab ibu lah yang paling bisa merasakan apa yang terjadi dalam tubuhnya. Namun suami pun juga perlu tahu supaya dapat ikut mengingatkan sang istri.

Beberapa Tanda Akan Melahirkan Normal yang Penting untuk Anda Ketahui

Para calon ibu pada masa kehamilan 9 bulan dan mendekati waktu persalinan, biasanya merasa cemas atau was-was untuk menghadapi persalinan. Bahkan tak jarang ibu merasa stres karena dirundung rasa takut yang berlebihan. Rasa cemas memang merupakan suatu hal yang wajar untuk para calon ibu yang akan menghadapi proses persalinan, tetapi sebisa mungkin harus ditekan karena justru dapat menghambat proses persalinan. Untuk mengetahui kapan saatnya bersiap menghadapi persalinan, maka ibu harus mengetahui tanda akan melahirkan normal berikut ini:

1. Timbulnya kontraksi nyata

Tanda akan melahirkan normal yang pertama yaitu munculnya kontraksi nyata. Kontraksi nyata maksudnya ialah kontraksi yang sesungguhnya (bukan kontraksi palsu/braxton hicks). Pada kontraksi palsu, pengencangan pada perut bukanlah merupakan suatu tanda persalinan tetapi hanya merupakan respon alamiah dari rahim untuk mempersiapkan persalinan sejak dini. Kontraksi palsu biasanya terjadi pada trimester ketiga atau mulai akhir trimester kedua kehamilan.

Sedangkan kontraksi nyata merupakan tanda akan segera melahirkan, yang ditandai dengan kontraksi cukup sering dan terjadi secara berkala/teratur (pada umumnya sekitar 10 menit sekali), lamanya kontraksi terjadi sekitar 30-70 detik, intensitas kontraksi semakin lama akan semakin menguat, kontraksi terus terjadi meskipun Anda mengubah posisi tubuh, terjadi nyeri pada punggung bawah sampai perut bagian depan.

2. Sakit pada panggul dan tulang belakang

Terjadinya sakit/nyeri pada panggul dan tulang belakang juga merupakan salah satu tanda akan melahirkan normal. Tanda ini tentunya harus diikuti dengan gejala yang lain seperti terjadinya kontraksi yang intens. Sakit yang dirasakan tentunya lebih daripada yang biasanya. Rasa sakit pada panggul dan tulang belakang ini disebabkan karena pergeseran dan pergerakan janin yang mulai menekan tulang belakang.

3. Nyeri pada selangkangan, mulas, sering buang air

Selain sakit pada panggul dan tulang belakang, akan diikuti juga nyeri pada area selangkangan. Hal ini terjadi akibat tekanan oleh janin yang posisi kepalanya sudah turun ke bawah yaitu di area rangka tulang pelvis. Selain nyeri pada selangkangan, akibat posisi kepala janin yang sudah turun ke bawah ini juga akan menekan kandung kemih dan usus besar. Kondisi ini akan menyebabkan ibu lebih sering ingin buang air besar, sakit perut, sering kentut/buang angin, dan mulas/ingin buang air besar.

4. Keluar lendir kental bercampur darah

Tanda akan melahirkan normal yang berikutnya keluarnya lendir kental bercampur darah. Pada masa kehamilan janin tertahan dalam rahim oleh gumpalan lendir yang lengket pada leher rahim atau disebut mucus. Ketika proses persalinan dimulai dan leher rahim mulai membuka, maka gumpalan mucus tadi tertekan oleh janin sehingga keluar melalui organ intim ibu. Pada waktu yang bersamaan, membran yang mengelilingi janin dan juga cairan amniotik agak memisah dari dinding rahim sehingga ikut luruh bersama mucus. Hal inilah yang menyebabkan cairan yang keluar tampak seperti cairan lengket berwarna merah muda.

5. Bagian perut atas terasa mengempis

Pada waktu menjelang persalinan bagian perut atas terasa mengempis, dan bagian perut bagian bawah semakin berat/penuh. Hal ini terjadi karena janin yang sudah memposisikan kepalanya turun ke bawah sehingga titik penekanan terjadi pada perut bagian bawah. Kontraksi akan lebih sering terjadi dan kepala bayi sudah benar-benar berada pada pintu rahim.

6. Pecahnya air ketuban

Adanya desakan kontraksi dan kepala bayi pada pintu rahim akan menyebabkan pecahnya air ketuban. Pecahnya air ketuban ini biasanya berupa rembesan cairan bening dan sering tidak  dirasakan oleh ibu karena membran tidak memiliki syaraf. Ibu biasanya baru menyadarinya ketika celana dalamnya terasa basah. Ketuban mempunyai peran menampung air amniotik  steril (sekitar 2 liter) yang berfungsi melindungi janin dari guncangan dan pada saat menjelang persalinan mempunyai fungsi untuk membersihkan jalur persalinan. Jika air ketuban sudah pecah maka proses melahirkan akan segera berlangsung.

Untuk memperkirakan hari persalinan atau Hari Perkiraan Lahir (HPL), biasanya digunakan rumus Neagele, yaitu: D+7, M-3, Y+1. Patokan yang dipakai yaitu dari HPHT (Hari pertama Haid Terakhir). Jadi HPL seorang ibu dari tanggal HPHT ditambahkan angka 7, dari bulan HPHT dikurangi 3 bulan, dan dari tahun HPHT ditambah 1. Sedangkan untuk bulan yang tidak dapat dikurangi 3, yaitu bulan Januari, Februari, dan Maret maka bulannya ditambah 9 bulan dengan tahun yang tetap (tidak ditambah maupun dikurangi). Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh berikut ini. Misalnya Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) seorang ibu jatuh pada tanggal 1 November 2016, maka HPL nya jatuh pada tanggal 8 (1+7), bulan Agustus (November dikurangi 3 bulan), tahun 2017 (2016+1).

Rumus tersebut hanya dijadikan taksiran kapan kira-kira bayi akan lahir. Namanya taksiran/perkiraan tentunya tidak selalu tepat, dapat maju atau dapat juga mundur. Namun paling tidak ibu mempunyai gambaran tentang perkiraan waktu persalinan. Sedangkan untuk tanda-tanda mendekati persalinan yaitu seperti dijelaskan pada tanda akan melahirkan normal yang telah disebutkan di atas. Kecepatan proses persalinan antara ibu yang satu dengan yang lain dapat terjadi perbedaan. Perbedaan ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti riwayat melahirkan sebelumnya, kondisi rahim ibu, kondisi kesehatan ibu pada saat melahirkan, tingkat kecemasan ibu, serta pergerakan/latihan pada masa kehamilan. Untuk memperlancar proses persalinan maka disarankan pada ibu untuk rajin melakukan senam hamil atau olahraga ringan pada masa kehamilan (terutama pada trimester 3) serta harus mempunyai pikiran yang tenang (tidak panik) dalam menghadapi proses persalinan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *