invisible hit counter

Follow US

Berbagai Pantangan Ibu Menyusui supaya Bayi Tumbuh Sehat

Berbagai Pantangan Ibu Menyusui supaya Bayi Tumbuh SehatSetelah melahirkan bukan berarti kini Anda terbebas dari tanggung jawab untuk memilih makanan yang dapat Anda konsumsi, Anda harus tetap memperhatikan apa saja pantangan Ibu menyusui. Ya, seorang Ibu yang menginginkan hal terbaik bagi anaknya pastilah ingin memberikan nutrisi yang paling baik dan menghindarkan anak dari bahaya dan kerugian yang dapat terjadi, termasuk kerugian dari air susu ibu. Maka, mengetahui pantangan Ibu menyusui adalah hal yang sudah pasti harus Ibu menyusui ketahui.

Seorang bayi haruslah mendapatkan ASI ekslusif selama 6 bulan. ASI ekslusif berarti bayi tersebut tidak mendapatkan sumber makanan lain (baik susu formula atau susu lainnya) selama 6 bulan pertama kehidupan selain ASI. Pernyataan ini dibuat dan disepakati oleh pemerintah Indonesia bahkan oleh badan-badan kesehatan dunia.Diet Ibu menyusui pun kerapkali menjadi topik yang hangat dibicarakan ibu-ibu bila sedang berkumpul. Hal ini tidak aneh, mengingat satu-satunya sumber makanan bagi bayi adalah ASI; yang berarti nutrisi yang terkandung dalam ASI sangatlah penting dan dapat mempengaruhi kondisi tubuh bayi Anda.

Daftar Berbagai Pantangan Ibu Menyusui yang Sebaiknya Anda Hindari

Banyak Ibu menyusui yang mendengar mitos dan pendapat bahwa Ia haru menghindari makanan dengan rasa-rasa yang kental seperti pedasnya sambal atau cengek, rempah atau masakan mengandung bawang. Namun, mitos tersebut tidaklah benar adanya, bayi justru akan menyukai makanan yang sering dimakan Ibu ketika mengandung dan menyusui anaknya. Sebaliknya lebih baik Anda mengetahui apa saja pantangan Ibu menyusui yang sebenarnya:

  • Ikan Tinggi Merkuri

Mungkin Anda adalah penikmat seafood, terutama ikan. Ya, ikan merupakan sumber protein, vitamin dan mineral yang sangat kaya dan bernutrisi baik bagi Ibu dan bayi yang sedang disusui. Namun, hati-hatilah terhadap beberapa jenis ikan yang rentan mengandung merkuri yang tinggi. Jenis ikan yang harus menjadi pantangan Ibu menyusui adalah ikan hiu, todak, marlin, ikan toman, ikan telang, mackerel raja atau tenggiri amerika serta tuna yang besar. Hindari juga kerapu serta ikan salju karena kandungan merkurinya yang cukup tinggi. Sebaliknya, pilihlan ikan bermerkuri rendah seperti lele, patin, nila, teri, bawal dan kakap. Merkuri merupakan suatu neurotoxin, yang berarti dapat meracuni otak bayi Anda.

  • Kafein

Anda penggemar kopi? Tidak perlu khawatir, karena kafein bukanlah pantangan Ibu menyusui yang mutlak harus dihindari. Anda tetap dapat mengonsumsi makanan dan minuman berkafein asalkan dalam kadar dan dosisi yang cukup. Untuk kopi, batasi konsumsi kopi Anda maksimal 2 gelas perhari. Selain kopi, minuman lain yang memiliki kandungan kafein adalah cokelat, teh dan minuman soda kaleng. Batasi minuman-minuman tersebut 3 gelas perhari (tanpa kopi tentunya). Kafein yang Anda minum akan masuk ke peredaran darah sehingga akan juga masuk ke dalam air susu ibu dan akhirnya masuk ke dalam sistem peredaran darah bayi. Kafein yang terlalu tinggi akan membuat jantung bayi berdebar dan membuat bayi sulit tidur.

  • Daun Mint

Di Indonesia, daun mint adalah suatu makanan yang jarang dikonsumsi. Namun, tetap saja lebih baik Anda mengetahui bahwa daun mint merupakan salah satu pantangan Ibu menyusui. Daun mint kadang dapat ditemukan di rumah makan ala korea atau juga dicelupkan di dalam segelas teh atau infused water. Mengapa daun mint menjadi pantangan Ibu menyusui? Karena daun mint biasa digunakan oleh para Ibu untuk menyetop produksi air susu. Ya, daun mint dapat membuat air susu ibu menjadi kering. Bukan berarti Anda harus mutlak menghindari daun mint, namun lebih baik tidak mengonsumsi daun mint terlalu sering dalam jumlah yang cukup banyak.

  • Alkohol

Pantangan Ibu menyusui selanjutnya yang harus dihindari adalah alkohol. Sama seperti ketika dalam masa kehamilan, seorang Ibu menyusui harus tetap waspada dengan alkohol yang terdapat di makanan atau di minuman. Namun, bila Anda penggemar wine atau rum, tidak apa-apa mengonsumsi alkohol sesekali dengan maksimal satu gelas perhari. Bila Anda sudah terlanjur mengonsumsi alkohol dalam jumlah yang banyak dan dosis yang tinggi, tunggulah dulu sampai Anda merasakan efek alkohol menghilang dari tubuh Anda sebelum menyusui bayi Anda kembali.

  • Merokok

Satu hal penting yang harus menjadi pantangan Ibu menyusui adalah kebiasaan merokok. Nikotin yang terdapat pada rokok akan memasuki peredaran darah Ibu (meski rokok dihisap melalui saluran nafas, nikotin akan tetap masuk ke peredaran darah paru) dan nantinya akan muncul pula di air susu ibu. Dan pada akhirnya air susu yang mengandung nikotin tersebut akan diminum oleh bayi sehingga nikotin pun turut memasuki peredaran darah bayi. Namun, bila sulit sekali bagi Anda untuk menghentikan kebiasaan merokok, tetap berikan ASI pada bayi Anda karena ASI tersebut lebih banyak memberikan manfaat daripada kerugiannya. Bila Anda perokok pasif, minta orang rumah, suami atau teman untuk tidak merokok di hadapan Anda.

  • Obat-Obatan

Meskipun menjadi salah satu pantangan Ibu menyusui, tidak semua jenis obat-obatan haruslah dihindari oleh Ibu menyusui. Bahkan, jumlah obat yang dipantang dan yang diperbolehkan lebih banyak yang diperbolehkan dikonsumsi oleh Ibu menyusui. Untuk menanggulangi kebingungan ini, cobalah konsultasikan obat apa yang hendak Anda konsumsi pada masa menyusui pada dokter Anda. Jangan mengonsumsi obat sebelum mengonsultasikan obat tersebut dengan dokter. Hal ini wajib dilakukan karena beberapa obat dapat muncul pada air susu ibu dan memberikan pengaruh yang kurang baik pada bayi yang Anda susui.

Makanan Ibu Menyusui yang Bermanfaat bagi Ibu dan Bayi

Selain mencemaskan apa saja pantangan Ibu menyusui, sebaiknya Ibu juga mengetahui apa sajaka makanan Ibu menyusui yang bagus dan bermanfaat. Secara umum, semua jenis makanan yang bernutrisi sangatlah baik untuk tubuh Ibu dan bayi. Dan secara umum, mengonsumsi berbagai macam menu makanan akan memastikan Anda bahwa Anda telah mendapatkan berbagai macam variasi nutrisi yang Anda butuhkan. Secara singkat, inilah makanan Ibu menyusui yang dapat sangat bermanfaat:

  • Produk susu rendah lemak: susu, keju, yogurt
  • Daging tanpa lemak
  • Telur
  • Berbagai macam sayuran hijau
  • Jeruk
  • Beras merah
  • Buah berry
  • Pepaya muda
  • Korma dan kismis

Bila ditelaah dan direnungkan, pantangan Ibu menyusui tidaklah banyak dan ribet. Anda cukup mematuhi pantangan Ibu menyusui di atas demi memberikan kondisi kesehatan dan tubuh yang terbaik bagi bayi Anda. Tahanlah keinginan Anda untuk mengonsumsi alkohol, merokok dan ketagihan kafein selama 6 bulan pertama kehidupan bayi Anda. Seimbangkan pula nutrisi dalam ASI dengan makanan Ibu menyusui yang baik dan memberikan manfaat yang menguntungkan. Niscaya, bila melakukan dua hal di atas, bayi Anda akan tumbuh menjadi anak yang aktif, sehat dan cerdas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *