invisible hit counter

Follow US

Apakah Keluar Darah saat Hamil Muda Berbahaya dan Perlu Diwaspadai?

Apakah Keluar Darah saat Hamil Muda Berbahaya dan Perlu Diwaspadai?Setiap wanita hamil pasti sangat terkejut dan takut jika mengalami keluar darah saat hamil muda. Rasa takut ini wajar saja dialami oleh setiap perempuan, hal ini disebabkan karena kita berpikir telah terjadi sesuatu dengan kehamilan kita. Hanya saja sebagai wanita hamil maupun suami yang memiliki isteri yang sedang hamil muda, ketika mengalami hal seperti ini janganlah panik. Tenangkan diri anda! Pastikan seperti apa warna cairan yang keluar apakah berwarna merah mudah hingga coklat tua atau berupa darah segar dan bergumpal.

Mengapa perlu dipastikan? Hal ini dikarenakan sebagaian besar wanita yang sedang hamil mengalami keluhan berupa keluar cairan dari jalan lahir yang disangka perdarahan. Keluar cairan serupa darah saat hamil muda merupakan salah satu tanda kasar yang digunakan sebagai petunjuk adanya kehamilan. Dalam artikel ini kita akan bersama-sama akan membahas mengenai kemungkinan baik maupun buruk penyebab keluar darah saat hamil muda.

Keluar Darah saat Hamil Muda Pertanda Baik

Dalam kehamilan terjadi berbagai perubahan di dalam tubuh seorang wanita guna menyambut tumbuh dan kembang bayinya, beberapa diantaranya perubahan baik fisik, psikis maupun hormonal. Seperti sudah dijelaskan sebelumnya sebagian besar wanita hamil muda akan mengalmi keluar cairan serupa darah, akan tetapi dengan warna yang lebih terang dibanding dengan darah yang keluar saat haid.

Keluarnya cairan berwarna merah muda hingga coklat tua ini merupakan sebuah tanda dari proses penanaman hasil pembuahan pada rahim seorang wanita. Proses ini disebut dengan proses implantasi yang akan menimbulkan sedikit cedera pada dinding rahim dan menyebabkan keluarnya cairan tersebut dari jalan lahir. Keluar cairan seperti ini juga tidak akan disertai dengan nyeri perut maupun kram perut dan perasaan mulas di daerah perut bawah.

Selain proses implantasi, terdapat perubahan hormon di dalam tubuh seorang wanita dimana saat terjadi proses pembuahan dimana bertemunya sel sperma dan sel telur di dalam tubuh wanita akan membuat perubahan pada siklus menstruasi seorang wanita termasuk pada hormon yang mengatur siklus tersebut. Perubahan pada homon pengatur siklus menstruasi inilah yang akan menyebabkan seorang wanita hamil mengalami keluhan berupa keluarnya cairan seperti darah dari jalan lahir.

Apakah mengalami keluar darah saat hamil muda yang seperti ini berbahaya? Sebenarnya jawabannya adalah tidak, akan tetapi perlu untuk ibu ketahui bahwa keluhan ini tidak akan berlangsung lama dan rata-rata hanya terjadi selama 2-3 hari. Jika ibu merasakan keluhan ini berlangsung lama dan bertambah banyak maupun bertambah pekat warna cairan yang keluar tersebut, segera hubungi dokter maupun bidan untuk mendapat pemeriksaan lebih lanjut.

Keluar Darah saat Hamil Muda Pertanda Bahaya

Kita telah mengetahui bahwa tidak semua keluhan keluarnya darah dari jalan lahir adalah masalah kesehatan bagi sang ibu dan juga bayinya. Sebagian besar keluhan tersebut memang merupakan hal normal yang terjadi pada wanita hamil. Akan tetapi bagaimana jika seorang wanita hamil yakin bahwa saat hamil muda keluar darah seperti haid dari jalan lahirnya? Beberapa kemungkinan masalah penyebab keluar darah saat hamil muda antara lain :

  • Ancaman keguguran

Hal serius yang satu ini merupakan kemungkinan paling buruk dan paling ditakutkan dan banyak ditemukan pada kasus wanita hamil muda dengan perdarahan dari jalan lahir. Keluhan penyerta yang dirasakan oleh seorang wanita hamil selain keluar darah baik bergumpal ataupun tidak dari jalan lahir, yakni nyeri pada perut dan rasa seperti ingin mengedan.

Namun tidak semua keluhan keluar darah dari jalan lahir merupakan tanda telah terjadi keguguran, karena terkadang bisa saja kandungan anda masih bisa diselamatkan jika cepat terdiagnosis dan juga cepat mendapat penanganan dari dokter. Untuk itu segera periksakan diri anda ke dokter jika anda mengalami keluhan seperti di atas, untuk mendapat pemeriksaan yang tepat.

Jika setelah melewati pemeriksaan oleh bidan dan dokter spesialis kandungan dan dinyatakan bahwa telah terjadi proses pengguguran kandungan maka satu-satunya tindakan yang bisa dilakukan adalah kuretase untuk membersihkan rahim guna mencegah perdarahan yang bisa mengancam nyawa ibu. Namun jika dari pemeriksaan didapatkan bahwa kondisi janin masih bisa dipertahankan maka ibu akan dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan tertentu.

  • Hamil di luar kandungan

Hamil diluar kandungan dalam istilah medis disebut dengan kehamilan ektopik dimana hasil konsepsi atau hasil proses pembuahan tidak tertanam di dalam dinding rahim seorang wanita. Calon janin ini bisa tumbuh dimana saja di luar rahim sang ibu, kejadian yang paling banyak dilaporkan terjadi di saluran telur namun selain itu hasil konsepsi ini juga bisa masuk ke dalam rongga perut seorang wanita.

Kondisi lanjut dari kelainan akan sangat berbahaya bagi wanita tersebut, sang janin mungkin bisa hidup tapi tidak akan bertahan lama dan sangat membahayakan nyawa ibunya karena bisa menyebabkan perdarahan yang sangat hebat. Keluhan lain yang mungkin dialami oleh wanita hamil selain keluar darah saat hamil muda yakni nyeri perut hebat dan kadang bisa disertai tegang pada seluruh perut dan juga mual muntah yang hebat.

Dalam kasus kehamilan diluar kandungan ini tidak ada terapi lain yang bisa dilakukan selain tindakan operasi pengangkatan janin tersebut dan dikeluarkan dari dalam tubuh ibunya. Hal ini disebabkan jika dibiarkan lebih lama, selain membahayakan nyawa ibu cepat atau lambat janin juga akan meninggal karena tidak mendapat nutrisi yang baik di luar rahim sang ibu.

  • Hamil anggur

Hamil anggur adalah suatu kelainan yang cukup jarang terjadi, di Indonesia saja kejadian ini hanya terjadi 1 kasus per 51 kehamilan. Kondisi ini dikenal dengan istilah mola hidatidosa yang merupakan suatu kelainan dimana janin anda tidak berkembang sebagaimana seharusnya dan yang berkembang justru jaringan dari plasentanya. Pada kelainan ini, perut seorang wanita hamil bisa membesar seolah-olah seperti sedang hamil akan tetapi dengan ukuran yang tidak sesuai dengan usia kehamilannya.

Selain itu, terdapat beberapa gejala yang mungkin dikeluhkan oleh wanita dengan hamil anggur ini yakni seperti gejala mual muntah yang hebat dan tidak adanya pergerakan janin meskipun ukuran rahimnya sudah begitu besar. Kelainan ini dapat berkembang menjadi ganas jika dibiarkan dan dapat membahayakan nyawa sang ibu. Untuk itu sangat penting bagi setiap wanita untuk mewaspadai kelainan ini dengan melakukan pemeriksaan yang teratur saat sedang hamil.

Setelah membahas kemungkinan-kemungkinan penyebab keluar darah saat hamil muda baik normal maupun kemungkinan terburuk, maka sudah wajib bagi setiap wanita hamil untuk memeriksakan kandungannya secara teratur pada bidan ataupun dokter spesialis kandungan. Apapun penyebabnya, akan lebih baik jika kita bisa mengetahuinya sejak awal dan mencegahnya dan tidak terlambat untuk mengobatinya. Akhir kata semoga artikel ini bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *